Tugas NHW
3# kali ini terbagi menjadi 4 bagian. Adapun tugas tugasnya adalah sebagai berikut :
1. Jatuh cintalah
kembali yang utuh kepada suami anda, buatlah suart cinta yang menjadikan Anda
memiliki “alasan kuat” bahwa dia layak menjadi ayah bagi anak-anak anda.
Berikan kepadanya dan lihatlah respon dari suami.
Dan ini lah surat cinta saya kepada suami saya, reaksinya lempeng aja
haha..Dasar emang suami saya tipe yang kalem dan tidak romantis. Tetapi hatinya
baik dan lurus. Itulah yang buat saya jatuh cinta padanya.
Assalamualaikum Suamiku,Imamku, Papanya Abang Faiz....😊
Semoga mas saat membaca surat ini mas
dalam kesehatan lahir dan bathin ya..amin. Pastinya kaget menerima surat dari
ade ya mas. Selama kita berteman dibangku kuliah dan menjadi suami istri kayaknya
belum pernah kita mengirimkan surat cinta. Karena ade tau mas bukan tipe yang romantis
yang mau mengirimkan surat cinta apalagi mau mengirimkan bunga. Tapi tipe mas yang tidak romantis itu banyak hal
yang ade suka, mas itu sayang banget ama istri dan anaknya walau terkadang
pendiem,pemalu, galak dan juga cenderung
sensitive. Mungkin karena itulah Allah mempertemukan kita ya mas..Mas itu
tipenya pendiem (waktu kuliah kita nyaris ga pernah ngobrol satu sama lain)
sampai ade penasaran suara mas seperti apa, sementara ade tipenya terbuka dan
sedikit bawel. Mas tipe yang rapih dan pembersih dan ade tipenya agak
awut-awutan dan selebor. Lebih bersih mas nyapu dan ngepel rumah dibanding ade.
Lalu mas juga mau bantu ade nyuci baju dan beberes rumah. Ade merasa istri yang
sangat beruntung karena ga semua suami yang mau repot repot membantu istrinya
beberes rumah. Galak kalau pulang kondisi rumah berantakan dan sensitive kalau
ade ngomongnya blak blakan. Selain itu kalau ade ngajar ke kampus mas dengan
ringan tangan mau bergantian mengurus buah hati kita abang faiz, dari mulai
ngajak main hingga memandikannya sehingga ade tenang meninggalkan abang.
Terima kasih juga sudah jadi imam
yang baik bagi ade dan abang faiz. Selalu sholat 5 waktu, kalau subuh rajin
sholat berjamaah ke masjid dan semoga nanti kita bisa belajar ngaji bareng lagi
ya mas. Agar kelak kita bisa mendidik dan memberikan teladan kepada abang faiz
untuk mendirikan sholat, rajin mengaji sehingga kita bisa membentuk keluarga
sakinah madawah dan warrahmah. Bisa menerima dan melengkapi kelebihan dan
kekurangan masing-masing. Mau terus belajar menjadi pasangan dan orang tua yang
baik. Menciptakan rumahku surgaku (baiti jannati) sehingga kelak kita bisa
berkumpul di SurgaNya Allah swt. Amin Yra
Terakhir ade mengucapkan terima
kasih untuk 5 tahun pernikahan kita, baik untuk tawa, tangis, senang dan sedih.
Mohon maaf atas segala kekurangan ade. Semoga semua yang telah kita lewati
semakin menambah rasa sayang kita satu sama lain. Hingga kita dapat melewati
ujian dimasa yang akan datang dan semoga rasa sayang itu tetap kita jaga sampai
detak jantung kita berhenti. Dan kita bisa mempertanggungjawabkan amanah kita
sebagai mama dan papanya Abang faiz dengan mendidiknya menjadi anak yang
sholeh, yang mendirikan sholat, rajin mengaji, patuh dan sayang kepada orang
tua , pinter dan bermanfaat bagi sesama. Rabbihabli minas solihin..Dan semoga
dari keluarga kecil kita ini bisa menjadi keluarga kecil yang menjalankan
syariat islam dengan baik. Memberikan kesejukan baik di dalam rumah dan di luar
lingkungan tempat kita tinggal. Amin yra
I love you cinta…
Form You Wife
Ade
22. Lihatlah anak anda tuliskan potensi kekuatan
diri mereka masing masing.
Anakku Ahmad Rayyan Fayza berusia 4 tahun 4 bulan. Awalnya agak susah
mencari potensi anak kecil ini tapi ada beberapa hal yang saya ingat yaitu
Potensinya :
a. Suka baca buku
Karena
dari bayi sudah saya biasakan membelikan membacakan buku cerita jadi hampir setiap malam sebelum tidur selalu
minta dibacakan buku cerita. Buku ceritanya mulai dari cerita nabi,cerita
islami, buku menulis dan mewarnai alat
transportasi, buku tentang alat transportasi, buku cerita tentang binatang2,
buku ensikplodi, buku untuk paud dll. Dan buku yang senang disenanginya adalah buku tentang alat
transportasi
b. Suka nyanyi
Awalnya
suka lagu wali yang shalawatan, lalu nambah lagi lagu wali yang versi
rohaninya. Tapi sekarang karena sudah sekolah selera lagunya sudah bergeser ke
lagu anak-anak dan lagu nasional.
c. Suka truk dan
bis
Karena
kami tinggal di cilegon yang merupakan daerah industry maka di Cilegon akan
sering kami temui Truk Besar, Truk Container, Mobil Beco, dan alat transporasi
berat lainnya serta bis. Nah dari mulai bayi anak kecil ini senang banget kalau
ketemu bis dan truk. Dan bisa membedakan mobil mana mobil fortuner dan Pajero
Sport. Type anak laki-laki pada umumnya ya.
d. Suka bantu
papanya cuci mobil
Kalau
sudah weekend biasanya di pagi hari papanya suka mencuci mobilnya, dan selalu
yang dinget abang faiz adalah cuci mobil. Dan dia bisa nangis dan merajuk kalau
ternyata papanya sudah beres mencuci mobil dan dia ga diajak mencuci mobil.
e. Suka bantu
beberes kalau ada acara dirumah
Sifat
ini mungkin menurun dari sifat papanya yang suka beberes rumah jadi kalau ada
acara baik dirumah maupun dirumah budenya anak kecil ini tidak mau ketinggalan
mulai bantu ngangkatin minuman dan makanan hingga beberes kursi dan karpet.
Mudah-mudahan ntar sampai dewasa ya nak mau ikut beberes rumah..Amin yra
3. Lihatlah diri anda, silahkan cari kekuatan
potensi diri anda, kemudian tengok kembali anak dan suami , silahkan baca
kehendal Allah mengapa anda dihadirkan ditengah tengah keluarga seperti ini
dengan bekal kekuatan potensi yang anda miliki.
Mencari potensi diri :
Saya senang belajar tetapi terkadang karaena waktu
saya yang terbatas dan kesibukan
mengurus rumah, anak dan mengajar disebuah kampus banyak hal ingin dipelajari
belum bisa saya realisasikan. Termasuk saya senang belajar menjadi Ibu
Profesional. Keinginan ini sudah ada 1 tahun yang lalu saat saya regin dari
kampus di Jakarta. Tapi karena kesibukan beradaptasi menjadi di IRT dan dosen
keiginan ini saya urungkan karena takutnya saya tidak bisa memenuhi tugas
tugasnya. Alhamdullilah sekarang saya sudah bergabung dengan kelas matrikulasi
semoga tugas tugas yang ada bisa saya penuhi tepat waktu ..amin. Tujuan saya
ikut belajar di IIP agar bisa menjadi diri sendiri, istri dan ibu professional kebanggan
keluarga baik di ranah domestic dan public.
Beberapa materi matrikulasi dan NHW hal yang sudah saya pelajari mudah—mudah bisa
menjadi bekal saya untuk mendidik anak saya.
b.
Pekerja keras dan bertanggung jawab
Karena background pendidikan dan pekerjaan
sebagai accountant dituntut untuk memenuhi deadline waktu untuk menyelesaikan
suatu pekerjaan. Maka saya terbiasa untuk bekerja keras dan tentu cerdas, setiap pagi hari
selalu disusun terlebih dahulu daftar pekerjaan yang harus dilakukan sehingga
semua deadline bisa terpenuhi. Sehingga saya bisa memenuhi tanggungjawab yang
diberikan kepada saya. Tetapi hal ini masih saya terapkan di dalam Rumah Tangga
karena ternyata setelah saya resign bekerja dan waktu saya lebih banyak saya
fokuskan mengurus RT ternyata untuk urusan RT ternyata pekerjaan IRT itu ada
ada habis habisnya. Kadang saya kelelahan dan keteteran sendiri. Sekarang saya
lagi mengupayakan strategi agar pagi pagi jam 4.30 sudah bangun untuk persiapan
sholat subuh dan memasak untuk bekal suami, jam 6.30 menyiapkan sarapan dan memandikan abang faiz dan mengantar ke sekolah
TK. Lalu jam 8.00 mulai ritul beberes rumah dan menyuci baju dll. Disela disela
waktu saya istirahat sebentar untuk memenuhi target hafalan one day one ayat
(memenuhi komitmen NHW 2 #). Sambil menyapu kadang mendengar murotal, menonton download
youtube pengajian dari ustad, ilmu
parenting dll. Sore setelah tidur siang kalau kondisi memungkinkan saya praktek
membuat cemilan. Management waktu harus bisa dikelola dengan baik agar kesibukan RT tidak membuat kita tidak bisa
belajar dan mengupdate diri dan menambah ilmu. Walau kadang malamnya saya
kelelehan dan langsung tertidur pules.
4. Lingkungan
tempat anda tinggal saat ini, tantangan apa saja yang ada didepan anda? Adalah anda
menangkap maksud Allah, mengapa keluarga anda dihadirkan disini?
Alhamdullilah saya tinggal di
kompleks lingkungan yang cukup tenang dan nyaman. Tantangannya adalah
dilingkungan saya ini karena di kompleks silahturahmi antar warganya kurang berjalan
dengan baik, karena mungkin sibuk dengan kesibukan masing-masing. Saya sendiri tidak kenal dengan baik tetangga
saya sebelah kiri rumah. Karena yang punya rumah jarang ada di tempat.
Sampai-sampai saya tidak ingat persis wajah tetangga saya. Dan lucunya ada tetangga yang sangat akrab
tiap hari nyaris bancakan melulu tetapi baru baru ini terdengar lagi tidak
akur. Belajar dari hal ini sepertinya saya dan suami memilih untuk menjaga
hubungan silahturahmi antar tetangga dengan ikut arisan, memenuhi undangan/pengajian,
tidak suka ngumpul ngumpul kalau tidak terlalu penting. Selalu mau menyapa
warga. Cita cita saya berikutnya adalah bisa aktif dipengajian ibu-ibu dan ikut
belajar tahsin di Mesjid Al Azzam di kompleks perumahan saya.
No comments:
Post a Comment